Duta Besar Australia Kunjungi UIN Walisongo Semarang

 

UIN Walisongo Online, Semarang – Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, mengunjungi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang untuk memperkuat kerjasama akademik, pertukaran budaya, dan pemahaman mutual antara Australia dan Indonesia pada Rabu (13/08/2025).

Duta Besar disambut hangat oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo, Prof. Dr. M. Mukhsin Jamil, bersama dengan Direktur Pascasarjana Prof. Muhyar Fanani, Kepala International Office, Agus Mutohar, PhD, dan Dr. Agus Nurhadi, MA yang merupakan kolega Duta Besar Rod ketika kuliah di Griffith University, Australia.

Kunjungan tersebut mencakup pembahasan mengenai potensi kemitraan dalam bidang Pendidikan. Duta Besar Rod yang lancer berbahasa Indonesia menjanjikan akan mengagendakan mengisi kuliah umum di UIN Walisongo.

Dalam sambutannya, Duta Besar Rod Brazier menekankan pentingnya membangun jembatan antara lembaga pendidikan sebagai cara untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat.

“Pendidikan merupakan medium yang kuat untuk menghubungkan negara-negara kita dan memperkaya kedua masyarakat kita. Saya senang melihat komitmen UIN Walisongo terhadap keunggulan akademik, keragaman, dan keterlibatan global dibuktikan dengan banyaknya dosen dan alumni UIN Walisongo yang lulus diberbagai perguruan tinggi ternama di Australia seperti Flinders University, Monash University, Curtin University, Griffith University dan kampus-kampus lainnya,” kata Duta Besar.

Prof. Dr. M. Mukhsin Jamil mengucapkan terima kasih atas kunjungan tersebut dan menegaskan kesiapan UIN Walisongo untuk meningkatkan kolaborasi dengan universitas dan lembaga di Australia.

“Kunjungan ini merupakan kesempatan berharga untuk menjajaki inisiatif bersama yang akan bermanfaat bagi mahasiswa, komunitas akademik, dan masyarakat luas,” ujarnya.

Selama kunjungan, Duta Besar mengunjungi kampus universitas, berinteraksi dengan dosen-dosen, dan mempelajari program-program inovatif UIN Walisongo di bidang pendidikan, keberlanjutan lingkungan, dan isu-isu global lainnya.